Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2026

Menakar Peluang Keilmiahan Ilmu-ilmu Islam Melalui Prinsip Falsifikasi Karl Popper

  Oleh: Muhammad Dini Syauqi Al Madani Perkembangan ilmu pengetahuan, atau yang secara universal dikenal sebagai science , hakikatnya didorong oleh dinamika kreativitas akal dan kegelisahan intelektual manusia yang bersifat berkelanjutan tanpa batas waktu. Manifestasi nyata dari perkembangan ini adalah lahirnya beragam aliran pemikiran yang menawarkan konsep serta metodologi di atas fondasi paradigmanya masing-masing. Di satu sisi, keberagaman ini mencerminkan kedalaman upaya manusia dalam mengejar kebenaran, namun di sisi lain, benturan paradigma tidak jarang memicu krisis kerangka intelektual, bahkan hingga melibatkan konflik fisik yang mengorbankan banyak jiwa, sebagaimana terekam dalam sejarah ketegangan antara otoritas gereja dan kaum saintis menjelang era pencerahan. Ikhtiar manusia yang tak pernah usai dalam menyingkap tabir realitas ini sejatinya selaras dengan isyarat Tuhan dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra ayat 85: وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا "Dan tid...

Mengurai Cacat Epistemologis dalam Metodologi Riset Orientalis

  Oleh: Muhammad Dini Syauqi Al Madani Kajian orientalisme terhadap khazanah Islam, terkhusus metodologi ilmiah yang mereka agungkan, sering kali diklaim sebagai bentuk kajian yang objektif, kritis, dan bebas nilai. Alangkah baiknya apabila kita bedah dengan kacamata epistemologi yang jernih, klaim tersebut ternyata justru kontradiktif dengan realitas produk pemikiran mereka. Metodologi mereka kerap kali melanggar asas-asas akademis yang mereka tetapkan sendiri untuk orang lain, seolah posisi mereka berada di atas metodologi itu sendiri. Sebagaimana pembuka khutbah yang diajarkan oleh Rasulullah saw , " Innal-ḥamda lillāhi, naḥmaduhū wa nasta‘īnuhū wa nastagfiruhū, wa na‘ūżu billāhi min syurūri anfusinā ..." (Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya, serta berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami...). Kesadaran akan kelemahan manusiawi inilah yang absen dari tradisi orientalisme, sehingga melahirkan kesombongan metodo...