Oleh: Muhammad Dini Syauqi Al Madani Urgensi terhadap pemeliharaan kesehatan mental semakin meningkat seiring dengan tingginya tekanan sosial, proses urbanisasi, dan menurunnya kohesi di masyarakat. Terdapat peningkatan signifikan pada kasus gangguan mental dan tingkat bunuh diri yang mengkhawatirkan. Fenomena ini menuntut pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif dalam menangani krisis psikologis. Ibnu Sina menawarkan pendekatan biopsikososialnya yang memiliki kesatuan yang terintegrasi dengan kondisi fisik, kognitif, spiritual, dan lingkungan sosial manusia. Perjalanan intelektual Ibnu Sina menjadikannya sebagai pionir dalam ilmu kedokteran dan psikologi modern. Ia berhasil mengawinkan tradisi keilmuan Yunani dengan nilai-nilai epistemologi Islam. Bukunya yang berjudul al-Qānūn fī at-Țhibb dan Daf’ul Madhar Al-Kulliyah ‘Anil Abdan al-Insaniyah menjadi rujukan yang mewariskan konsep pemeliharaan kesehatan secara paripurna. Ibnu Sina memosisikan jiwa manusia sebagai enti...