Skip to main content

Posts

Featured

Resakralisasi Alam Dalam Pandangan Ekoteologi Seyyed Hossein Nasr

Penulis: Muhammad Dini Syauqi Al Madani Salah satu penyebab krisis lingkungan global saat ini adalah krisis cara pandang manusia modern terhadap kehidupan. Akarnya berpusat pada pandangan antroposentris dan sekuler yang menempatkan manusia sebagai penguasa mutlak, dan alam direndahkan fungsinya hanya sebagai objek materi atau komoditas untuk dieksploitasi demi kepentingan ekonomi. Cara pandang ini telah menciptakan jarak antara manusia dan alam, sehingga alam kehilangan nilai spiritualnya dan hanya diukur berdasarkan kegunaannya bagi manusia. Sayyed Hossein Nasr salah seorang pemikir Islam kontemporer menjelaskan bahwa krisis lingkungan ini bermula dari apa yang disebut sebagai desakralisasi alam. Ketika ilmu pengetahuan modern memisahkan diri dari wahyu dan dimensi spiritual, manusia modern kehilangan kesadaran akan kesucian alam semesta. Alam tak dilihat sebagai tatanan kosmis yang suci, ia dipandang sebagai mesin fisik yang bisa dikendalikan dan dikuras sumber dayanya sesuka hati....

Latest Posts

Menjawab Krisis Ekologi Melalui Dialog Ekoteologi Al-Qur’an dan Alkitab

Kritik Ekoteologi Al-Qur'an terhadap Komodifikasi Alam dan Eksploitasi Hutan

Keberhasilan Ibnu Sina dalam Islamisasi Metafisika dan Sains Aristoteles

Islamisasi Ilmu Pengetahuan Sebagai Penangkal Pengaruh Sains Sekuler Barat

Menggali Etika Insaniyyah dalam Islam sebagai Solusi Krisis Dehumanisasi dan Keadilan Global

Tawaran Indonesia dalam Merawat Pluralisme di Era Modern

Menelisik Akar Pluralisme Modern di Indonesia

Reinterpretasi Ayat Gender Amina Wadud dalam Bingkai Hermeneutika Dialogis Hans-Georg Gadamer

Menggugat Narasi Anti-Politik Islam dan Sesat Pikir Tata Negara Kelompok Sekuler di Indonesia

Membongkar Nalar Inklusivisme Agama Nurcholis Madjid