Oleh: Muhammad Dini Syauqi Al Madani Akar Historis Kemunduran Sains Islam Sains secara umum diklasifikasikan ke dalam dua kelompok besar, yaitu ilmu alam ( natural science ) dan ilmu sosial ( social science ). Gerakan Islamisasi ilmu pengetahuan tampak lebih menonjol pada wilayah ilmu-ilmu sosial, meskipun belakangan ini institusi pendidikan Islam mulai gencar mengintegrasikan Islam dengan ilmu eksakta, seperti melahirkan diskursus matematika Islam dan fisika Islam. Integrasi ini sangatlah krusial karena dalam paradigma Islam, menuntut ilmu adalah wadah pemenuhan rasionalitas, dan mengemban misi ganda berupa pencarian rida Allah SWT sekaligus memberikan kemaslahatan bagi umat manusia ( rahmatan lil 'alamin ). Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ali 'Imran: 191: الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ...